Kali ini saya akan mereview Asyiknya Bermain di KidZania. KidZania adalah sebuah tempat di dalam Pacific Place Mall Jakarta yang berisikan permainan anak yang berusia minimal 4 tahun hingga 16 tahun dengan berbagai profesi yang didesign sebagai kota kecil. Permainannya sangat banyak dan beragam. Di Indonesia hanya ada 1, di negara lain juga ada lho.
Senang sekali saya dapat undangan untuk mengajak anak-anak saya bermain disini karena ada acara dari Allianz. Allianz adalah perusahaan asuransi terkemuka di dunia. Tema yang diangkat adalah Cintai Keluarga Cintai Bumi. Minggu, 1 September 2019 merupakan hari yang bahagia buat anak-anak saya sepertinya.
KidZania dibagi 2 sesi, yaitu sesi 1 pukul 09.00-14.00 dan sesi 2 pukul 15.00-20.00, masing-masing sesi 5 jam. Untuk harga tiketnya bisa cek disini ya
https://jakarta.kidzania.com/in-id terbagi menjadi batita, anak, dan dewasa. Ya, dewasa juga bayar ya, tapi
worth it sekali lho menurut saya, tidak ada sebuah wahana yang seperti ini di tempat playground lain.
Ketika masuk, kita semua dipakaikan gelang, karena gelang tersebut dipakai untuk bermain didalam. Oh ya, kalau ke KidZania tidak boleh membawa makanan ya, jadi anak-anak harus diisi dulu perutnya, didalam ada juga yang jual makanan, tapi sayang menurutku, waktu bermain 5 jam harus dipakai untuk mencoba semua wahananya, eh tapi pasti tidak bakal cukup secara sangat banyak wahananya apalagi kalau ramai, karena harus mengantri.
Saat kami semua masuk, kami langsung terpesona dengan designnya, banyak sekali tempat buat foto2, hehehe maklum sekarang lagi viral tempat instagramable, setelah itu kami langsung ke Bank BRI untuk menukarkan cek yang tadi diberikan diawal ketika registrasi senilai 50 uang KidZania.
Tidak berapa lama, para peserta disuruh untuk kumpul didepan panggung untuk mendengarkan arahan permainan dari Allianz, seru sekali kami para peserta dibagi 3 tim, kiri, tengah, dan kanan. Dan keluarga saya berada di kiri jadi tim 3 yang ditugaskan untuk mencari Om Ulat (orang yang memakai kostum ulat).
Kami langsung lari cepat-cepat untuk menemui Om Ulat karena akan ada hadiah untuk 8 orang tercepat yang menyelesaikan tantangan dari Om Ulat. Setelah bertemu, kami disuruh memilih 3 permainan sesuai umur anak-anak di standing banner. Karena anak saya berumur 4 & 5 tahun, kami mendapat tugas yang ini.
Kami langsung pergi ke Rumah Sakit karena arahannya yaitu "Menjadi dokter gawat darurat untuk mempelajari menangani keluargamu yang sedang sakit". Anak-anak berbaris dan disuruh memilih kartu untuk berperan menjadi dokter atau pasien. Mereka dipakaikan baju dokter dan diberi stetoskop bagi yang memegang kartu dokter, sedangkan pasien hanya berpura-pura untuk menjadi orang sakit. Tidak berapa lama, semua anak-anak naik mobil Ambulance untuk jalan-jalan mengelilingi kota KidZania.




Setelah selesai jalan-jalan, anak yang menjadi dokter diberikan upah berupa uang KidZania dan melepaskan baju dokternya. Tidak menunggu lama lagi, kami langsung melanjutkan arahan kedua, kami memilih "Menjaga kebersihan bumi dengan membersihkan jendela di kota". Nah, disini anak-anak dipakaikan kostum seperti cleaning service dan naik gondola untuk membersihkan jendela, 1 gondola hanya muat maksimal 3 orang. Setelah selesai, anak-anak diberi upah lagi. Jadi seakan-akan, saya sedang menyuruh anak-anak untuk kerja dan gajinya saya yang pegang. Hehehe
Lanjut ke permainan ketiga, kami memilih "Tempat menata dan menyiapkan pesanan roti bersama keluarga di kota KidZania" jadi kami mencari tempat Bread House karena sepi, hanya anak-anakku saja yang main didalam, ekslusif sekali. Setelah selesai, anak-anak diberi upah lagi, hihihi senangnya.
Sudah selesai 3 tantangan, kami cepat-cepat ke depan panggung utama untuk memberitahukan kami sudah selesai dan semoga menjadi 8 orang tercepat. Sambil menunggu peserta lain selesai, kami izin untuk bermain wahana lainnya, tidak sesuai arahan dari Om Ulat lagi. Dan anakku memilih untuk menjadi mobil pembalap, nah, ini harus buat SIM A dulu baru boleh bermain wahananya. Unik sekali kan? Nanti kartunya boleh dibawa pulang kok, nah, untuk pembuatan SIM harus membayar nih dengan uang KidZania yang sudah kita dapatkan tadi. Jangan lupa lakukan pemeriksaan kesehatan dulu di Hospital Pocari Sweat.


Nah, karena anakku yang perempuan tidak mencapai tinggi 110cm jadi dia tidak bisa bermain jadi pembalap mobil, so, ayahnya mengajaknya ke lantai 2 supaya tidak bosan menunggu. Antriannya cukup panjang karena hanya 6 anak yang bisa masuk kedalam, sedangkan yang mengendarai mobil balap hanya 3 anak, 3 anak yang lain menunggu antrian dengan menonton film balap mobil dan diberi arahan terlebih dahulu. Keren, anakku lengkap dengan kostum pembalap dan helmnya juga, oh ya untuk wahana balap bayar lagi ya dengan uang KidZanianya.
Setelah selesai, saya menyusul ke lantai 2, ternyata di lantai 2 lebih variatif wahananya, karena bisa dibawa pulang apa yang sudah kita buat, contoh membuat mie, disini KidZania bekerjasama dengan Indomie, jadi bagi yang sudah mencoba membuatnya diberikan oleh-oleh 1 bungkus Indomie Goreng dan upah sebagai tanda terima kasih.
Wahana lain yang bisa membawa pulang produk yaitu Tango, buku Sidu, lalu ada juga cara membuat nugget, teh Pucuk, cokelat Silverqueen, dan masih banyak lagi. Oh ya, diatas ada lho tempat bermain untuk anak dibawah 4 tahun, seperti main masak-masakan, puzzle, mainan kayu, dan lainnya. Anakku yang paling bontot 23 bulan suka banget main disini. Bahkan ada juga syuting Dubi-Dubi Dam di RTV, anak-anak jadi artisnya dan mendapatkan upah.
Setelah itu, kami balik ke panggung lagi untuk menanyakan kelanjutan permainan dari Allianz dan ternyata salah satu anakku menang, yeay, dapat voucher belanja & 2 tiket gratis bermain di KidZania lagi, terima kasih Allianz, sukses selalu ya. Sambil menunggu doorprize, kami menukar makanan dahulu, jadi tadi diawal register acara Allianz ini, kami mendapat kupon makanan.
Karena sudah jam makan siang, kami makan dulu karena anak-anak juga sudah lapar, tidak berapa lama, ternyata nomor doorprizeku keluar, yeay, double happynya, kami mendapatkan paket ulang tahun di KidZania untuk 13 anak. Wow, keren sekali ya acaranya, sangat berkesan.
Setelah makan, anak-anak bermain lagi yaitu ke wahana Dulux menjadi Desainer Interior dan dapat kartunya, oh ya setiap masuk kedalam ruangan, orang tua dan anak yang tidak sesuai usianya tidak diperbolehkan masuk ya serta selalu dibatasi maksimal jumlah anak dalam satu ruangan dan diberikan waktu sampai selesai, baru antrian selanjutnya boleh masuk. Jadi secara tidak langsung mengajarkan anak untuk tertib, tidak diperbolehkan orang tuanya yang mengantri lho, harus anaknya tapi boleh kok didampingi.
Singkat cerita, waktu menunjukkan pukul 13.45 yang artinya semua wahana ditutup untuk pembersihan dan para petugasnya istirahat karena akan ada sesi 2 pukul 15.00, mengapa ditutup padahal belum pukul 14.00? Karena ada beberapa wahana yang berdurasi 30 menit didalam, jadi supaya tidak buru-buru, maka ditutup lebih awal.
Disini saya salut, semua petugas membersihkan pintu kacanya, lap meja, menyapu juga lho. Benar-benar bersih dan tertib sekali. Dan sebelum pulang, kami mampir ke Bank BRI untuk menabungkan uang KidZania yang tersisa dan tentunya kami diberikan ATM dong, jadi untuk selanjutnya bisa mengambil ke ATM BRI saja yang ada didalam kota KidZanianya.
Anak-anak diajarkan menabung disini, menabung hasil upah mereka kerja, banyak banget kan pelajaran yang diajarkan di kota KidZania ini? Saya sungguh senang sekali dan merekomendasikan kepada semua orang tua untuk mencoba mengajak anaknya kesini, minimal tinggi 110cm dengan usia 6 tahun, agar semua wahana bisa dimainkan.
Sekian dulu review dari saya, semoga ada gambaran ya kota KidZania itu seperti apa dengan beberapa foto yang saya abadikan. Sebenarnya masih banyak yang anak saya belum mainkan seperti menjadi pemadam kebakaran, dokter gigi, detektif, polisi, dan lain sebagainya karena keterbatasan waktu dan usia juga.